Rematik

Cara Mengatasi Rematik

Rematik, merupakan penyakit yang identik dengan orang lanjut usia. Namun tidak menutup kemungkinan seseorang yang masih dalam usia produktif pun bisa terserang penyakit sendi ini. Rematik adalah penyakit yang menyerang sistem musculoskeletal yang terdiri dari sendi, tulang, otot, jaringan ikat atau ligamen.

Penyakit rematik hampir menyerang seluruh bagian sendi pada tulang, seperti sendi pada pergelangan tangan, jari – jari tangan, lutut, engkel kaki atau pergelangan kaki, pinggang, bahu / pundak, leher, tulang belakang, sampai sambungan antar tulang paling kecil bagian dalam seperti telinga. Bahkan ada rematik yang dapat menyerang bagian jantung, paru-paru, pembuluh darah dan kulit, jika pada jantung disebut jantung rematik.

Secara umum, Rematik dibedakan menjadi 5 jenis, yaitu :

1. OsteoartritisRematik

Osteoartritis Merupakan penyakit rematik yang biasa dialami pada seseorang yang berusia diatas 40 tahun sampai lanjut usia. Penyakit rematik Osteoartritis biasanya kerap menyerang pada wanita dibanding pria karena wanita mudah sekali mengalami penurunan hormon.

2. Artritis RematoidRematik

Artritis Rematoid merupakan suatu penyakit autoimun dimana persendian yang biasanya menyerang sendi tangan dan kaki. Rematik jenis ini memang banyak hinggap pada wanita daripada pria, biasanya dirasakan pada awal usia 25-50 tahun dan selanjutnya.

3. Polimialgia Reumatik Rematik

Polimialgia Rematika adalah jenis rematik yang menyebabkan rasa kekakuan dan nyeri hebat pada bagian otot leher, bahu dan panggul pada pertengahan atau usia lanjut sekitar 50 tahun keatas.

4. Artritis Gout RematikJenis rematik ini biasa dikenal dengan asam urat atau penyakit pirai. Penyakit asam urat punya hubungan erat dengan penyakit rematik ini, kedua penyakit ini saling berinteraksi satu sama lain, karena asam urat terkadang menyerang persendian dan urat-urat halus dari sel-sel syaraf yang tehubung dengan tulang. Untuk jenis rematik satu ini lebih banyak menyerang pada pria dibanding wanita, jika pada pria biasanya dirasakan ketika memasuki usia lanjut kisaran usia 45-60 tahun keatas, jika pada wanita menjelang masa menopause.

5. Jantung Rematik RematikJantung Rematik adalah suatu kondisi dimana terjadi kerusakan pada katup jantung yang bisa berupa penyempitan atau kebocoran, terutama katup mitral (stenosis katup mitral) sebagai akibat adanya gejala sisa dari Demam Rematik

Gejala Rematik

Gejala yang timbul biasanya berbeda, tergantung dari jenis penyakit Rematiknya itu sendiri.

- Osteoartritis : Secara klinis penyakit rematik jenis ini ditandai dengan rasa nyeri, deformitas atau pembesaran sendi, lambatnya gerak pada sendi terutama pada bagian tangan dan tulang sendi besar yang biasa menanggung beban.

- Artritis Rematoid : Secara simetris mengalami peradangan, sehingga terjadi pembengkakan, nyeri dan seringkali akhirnya menyebabkan kerusakan bagian dalam sendi.

- Polimialgia Rematik : Gejala yang ditimbulkan oleh Polimialgia Rematik adalah nyeri hebat pada bagian otot leher, panggul, dan bahu, sering dirasakan pada pagi hari dan sedang beristirahat. Apabila akibat dari kelelahan fisik biasanya penderita rematik jenis ini akan disertai rasa demam, penurunan berat badan, penurunan nafsu makan yang drastis, dan depresi muncul secara tiba-tiba dan bertahap.

- Artritis Gout : Gejala yang terjadi pada jenis Rematik ini tidak beda dengan gejala Asam Urat, berikut berbagai gejalanya :

  • Badan pegal pegal dan sering merasa kecapaian.
  • Rasa Kesemutan dan linu yang sangat parah
  • Nyeri otot, persendian lutut, pinggang, punggung, pinggul, pundak dan bahu Sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi.
  • Sering buang air kecil terutama malam hari atau pagi hari saat bangun tidur

- Jantung Rematik : Penderita umumnya megalami sesak nafas yang disebabkan jantungnya sudah mengalami gangguan, nyeri sendi yang berpindah- pindah, bercak kemerahan di kulit yang berbatas, gerakan tangan yang tak beraturan dan tak terkendali (korea), atau benjolan kecil-kecil dibawah kulit. Selain itu tanda yang juga turut menyertainya adalah nyeri perut, kehilangan berat badan, cepat lelah dan tentu saja demam.

Penyebab Rematik

Jenis Rematik sangatlah beragam, penyebabnya pun amatlah banyak meskipun belum diketahui secara pasti. Namun ada beberapa faktor yang diduga dapat menyebabkan Rematik, antara lain :

  • Infeksi sehingga menyebabkan peradangan pada sendi
  • Sikap badan yang salah dalam melakukan pekerjaan
  • Stres yang disertai dengan kelelahan,
  • Obesitas/kegemukan
  • Sirkulasi darah yang tidak lancar.

Pencegahan Rematik

1. jalan kaki

olah raga seperti jalan kaki bermanfaat untuk penderita rematik karena asam urat. Hal ini dikarenakan jalan kaki membakar kalori, memperkuat otot, dan membangun tulang kuat tanpa menganggu persendian yang sakit. Untuk melakukan olah raga sebaiknya berkonsultasi dengan dokter ataupun terapis untuk mengetahui gerakan yang terbaik. Disarankan untuk menghindari olah raga yang terlalu membebani lutut seperti voli, bulutangkis, atau bela diri. Sebaiknya jangan berdiri terlalu lama karena akan menimbulkan rasa sakit.

2. Mengkonsumsi buah dan sayur

  • Semangka. Segelas jus semangka tanpa biji di pagi dan malam dapat mencegah rematik karena kelebihan asam urat. Jus ini akan mampu mendorong  keluar asam urat.
  •  Alpukat. Lemak nabati yang terkandung mampu memberikan lubrikasi secara alai pada persendiaan tulang seperti leher, siku, pergelangan tangan, pingul lutut, dan pergelangan kaki
  • Strawbery
  • Apel.  Konsumsi apel yang difermentasi setengah cangkir 2x sehari akan membantu penyembuhan rematik.
  • Asparagus.  Zat dalam asparagus dapat menghancurkan asam oksalat dalam ginjal dan dalam jaringan otot. Maka asparagus dapat menolong penderita rematik dan radang syaraf.

Pengobatan Rematik

Rematik merupakan penyakit menahun, meskipun tidak bersifat mematikan seperti Kanker, namun Rematik dapat menghambat aktifitas kita, dan tidak nyaman untuk dirasakan. Selain melakukan beberapa upaya pencegahannya, alangkah lebih sempurnanya kesehatan anda apabila Rematik yang anda derita segera diobati. Mulailah mengkonsumsi Obat Herbal Rematik Jelly Gamat Luxor yang terbukti berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit sendi. Obat Herbal Rematik Jelly Gamat Luxor merupakan minuman kesehatan herbal yang terbuat dari Gamat atau ekstrak Teripang emas.

Mengapa harus dengan Obat Herbal Jelly Gamat Luxor??

RematikItu dikarenakan Obat Herbal Rematik Jelly Gamat Luxor mengandung berbagai zat aktif yang sangat bermanfaat untuk tubuh manusia, seperti kandungan Glucosamine dan Chondroiti yang berkhasiat untuk Memelihara kesehatan sendi dan tulang, memperbaiki sendi yang rusak, menyokong kesehatan tulang rawan dan tendon, Membantu memelihara jaringan ligmen pada tulang, Membantu dan mencegah osteoporosis dan osteoarthritis, dan masih banyak lagi khasiat luar biasa dari Obat Herbal jelly Gamat Luxor ini. Untuk lebih lengkapnya tentang Obat Herbal Jelly Gamat, lihat Info Jelly Gamat.

Segera dapatkan Obat Herbal Jelly Gamat Luxor untuk membantu menyempurnakan kesehatan anda, Klik PEMESANAN untuk mendapatkan Herbal Jelly Gamat yang asli atau pesan langsung kepada kami melalui SMS / BBM.

Format SMS/BBM: (Sebaiknya Menggunakan Format dibawah ini)

ILUXOR, Jumlah Pesanan, Nama Lengkap, Alamat Lengkap,No. Hp/Telpon

Kirim SMS / BBM ke : 082116551105 / 271F7CF3

Contoh: ILUXOR, 3, Fauzi Ahmad, Jln. Kejujuran No 1 Rt 1 Rw 4 Desa Barokah Kecamatan Situraja Kabupaten Sumedang Jawa Barat, 085324551105

Testimoni Sembuh Dari Rematik Dengan Mengkonsumsi Jelly Gamat Luxor

Sebelum Mengkonsumsi Obat Herbal Jelly Gamat

Jalan kaki menjadi hal yang merepotkan bagi saya, karena kaki ini sakit sekali jika dipakai berjalan, apalagi naik tanga susah dan sakit” ujar ibu Sintawati di Bandung. belum lagi dalam kondisi jongkok atau berdiri, saya perlu waktu yang lama untuk berdiri karena sakit yang luar biasa. tempurung lutut juga bermasalah, sewaktu-waktu bergeser tidak pada tempatnya dan rasa sakitnya luar biasa. selain itu juga saya alergi dengan asap rokok dan ruangan ber-AC, bisa membuat sesak nafas lanjutnya. berobat di Bandung sudah saya lakukan, tapi hasilnya tidak memuaskan, akhirnya keluarga sepakat membawa saya berobat ke China, ditemani bapak,, Hero Mualim. selama berobat di China sebenarnya sudah ada kemajuan, namun karana terbatasnya waktu maka saya kembali ke Indonesia namun kondisi saya belum pulih sempurna.

Setelah Mengkonsumsi Obat Herbal Jelly Gamat

Setelah konsumsi jelly gamat , Tahun 2008 adalah awal mula perkenalan saya dengan obat herbal radang sendi jelly gamat dan spirulina pacifica. glukosamin dan chondrotin dalam jeli gamat dikatakan dapat membantu mengatasi rasa sakit pada persendian, jeli gamat 3×2 sdm/hr, spirulina pacifica 3×10 tab/hr, vitaluxor 2×1 tab/hr, dan Extar C plus 1×1 tab/hr saya konsumsi tanpa putus selama 1 bulan. hasilnya, dalam satu bulan sakit kaki sudah berkurang, jalan kaki kini sudah bukan masalah lagi buat saya. secara bertahap dalam posisi jongkok saya bisa bediri tanpa perlu waktu lama seperti dulu. naik tangga? wah, itupun sudah bisa saya lakukan. Untuk mendapatkan Obat Herbal Jelly Gamat Luxor Klik PEMESANAN.

Ikuti Aturan Konsumsi dan dosis yang dianjurkan, lihat Cara Konsumsi untuk aturan dan Dosis yang tepat.

Info Jelly Gamat >> Pengobatan Herbal Rematik